Coba lihat situs terpopuler sedunia menurut ranking alexa.com. sebagian besar didominasi situs milik Google dan Microsoft. Situ milik perusahaan Bill Gates itu antara lain : Windows Live, MSN dan Facebook (Microsoft punya 1.6% saham). Sedangkan Google punya Google.com, YouTube dan Orkut, serta MySpace (disitus ini google punya kerjasama senilai $900 juta dengan News Corp). Peringkat pertama tetap Yahoo!
Untuk menghadang ancaman Google, wajar kalau Microsoft mengincar situs nomor satu yang kini berada dalam posisi sulit itu. Sejak berakhirnya booming dotcom, pada 2002, harga saham Yahoo! Anjlok. Sejumlah akuisisi besar Yahoo! Juga tidak membuahkan hasil. Sementara langkah pesaingnya, Google, semakin mantap.
Google sendiri sudah memulai ekspansi strategis sepanjang 2000-2007, termasuk menjadi perusahaan publik pada 2004 dan mengumpulkan dana Rp. 15 Triliyun. Tidak hanya bermain di bisnis search engine dan iklan internet, Google mulai merambah bisnis jaringan mobile. Melihat langkah expansif Google, sejak 2004, para analis memperkirakan Google pada akhir akan berhadapan dengan Microsoft. Tengok saja tidak hanya menyaingi Microsoft di Search Engine dan Email Gratis, perusahaan berbasis di Mountain View, California ini membeli piranti lunak peta interaktif, video sharing online, pengolah kata berbasis web, dan merancakang system operasi handphone (Android). Google berencana mengintegrasikan dunia computer desktop yang didominasi piranti Microsoft dengan dunia internet agar konsumen bisa lebih mobile. Tak aneh kalau Microsof memandang serius langkah Google. “Mereka pasti gila kalau tidak begitu”, kata Niki Scevak dari Jupiter Research, pada 2004.
Saat Yahoo! Mulai goyah, Microsoft pun mendekat. Sejak 2005, Yahoo! Telah mengadakan pembicaraan dengan Microsoft tentang kemungkinan merger. Akhirnya Yahoo! Merumahkan 1.000 orang karyawannya pada 29 Januari, dua hari kemudian Microsoft mengumungkan penawaran sebesar Rp. 400 Trilyun itu. “Ini keputusan kami yang telah kami pikirkan sejak lama dan berat. Kami yakin ini jalan yang tepat bagi Microsoft dan Yahoo!”, kata Steve Balmer, Chief Executive Microsoft.
Yahoo! Tetap menolak karena menganggapnya masih “terlalu rendah”, Microsoft menawarkan nilai itu dengan harga $31 per saham atau 62% dari harga saham penutupan dibursa saat penawaran itu diberikan. Saham Yahoo! Yang tertinggi pernah mencapai $34. Microsoft yang sudah berulang kali ditolak, yakin Yahoo! Akan berubah pikiran.
Sumber : Majalah Telkomsel Priority