Deni Forum :: Daftar forum yang dikirim berupa artikel atau pesan pendek berikut komentarnya.
KATAGORI
DETAIL FORUM
20080401092539, Dibaca : 526 Kali Share
Awal tahun 2008 boleh disebut sebagai kebangkitan musik Cianjur. Betapa tidak, suksesnya Nadya ( Mamamia ) dan Decha ( Stardut ), kemudian disusul Angkasa Band dan Band Kojo yang mampu menembus industri musik nasional ( Warner Music Indonesia ) telah mampu mengangkat nama Cianjur di kancah mucik nasional.

Komunitas musik Cianjur, khususnya anak muda yang menekuni musik sebagai hobi seperti mendapat energi dan merubah orientasinya.

Angkasa dan Kojo memang cukup fenomenal di Cianjur. Angkasa kini sering muncul di acara musik di beberapa stasiun televisi swasta yang juga diikuti padatnya jadwal manggung mereka di berbagai kota di Indonesia. Angkasa dan Kojo memulai karirnya dari band indie (band yang tidak melakukan kontrak dengan perusahaan rekaman atau major label maupun-red).

Geliat musik di Cianjur sebenarnya sudah terasa mulai pertengahan 2007. Bermunculannya grup-grup band tak hanya sebagai sarana penyaluran hobi atau bakat, tapi sudah berorientasi pada industri musik meski tanpa meninggalkan idealisme. Mereka juga mampu membaca dan mengamati selera pasar.

Satu lagi grup band yang akan menyusul jejak Angkasa dan Kojo adalah Qammy Band, yang dibentuk 1 Januari 2008. Umur yang masih terbilang muda tapi para personilnya telah lama malang melintang di dunia musik. Qammy yang berada dibawah naungan Frasta Management kini sudah cukup jauh melangkah dari sekedar sebuah band indie. Ini terbukti dari pengalaman mereka manggung selama 3 bulan terakhir. Debut mereka adalah saat tampil bersama kojo dan angkasa dilapangan Prawatasari Joglo. Kehadiran mereka cukup menarik perhatian.

Awal 2008, tepatnya bulan Februari, mereka manggung di dua event yang diselenggarakan PJTV (statsion tv lokal jawa barat). Pertama dan menjadi band pembuka di Ciwalk Bandung saat Mike Idol menjadi bintang utamanya dan kedua di BTC bersama dua band nasional Oxxy Band dan Mocca. Sedangkan pada bulan maret ini mereka tampil bersama Merpati Band di SMA Negeri 1 Cilaku dan menjadi bintang salah satu event pendidikan di GGM Cianjur.

Jika dilihat dari rekor manggungnya, Qammy tampaknya akan segera menyusul dua group band pendahulu mereka. Angkasa dan Kojo. Apalagi melihat keseriusan Frasta Management dalam mengawal dan menyusun carrier planning Qammy Band. “Bagi kami langkah yang setengah-setengah dalam membentuk band hanya akan mendatangkan hasil yang tidak maksimal.” Ujar Haris pimpinan Frasta Management yang juga manager Qammy Band, saat ditemui lentera di sela-sela acara di BTC Bandung.

Karena itu kata Haris, targetnya adalah mampu berprestasi dan menembus industri rekaman yang merupakan tolak ukur keberhasilan. Qammy yang beraliran Pop Alternatif, beranggotakan lima personil tetap Gege (vokal) yang pernah lolos 20 besar Indonesian Idol, Kunkun (gitar), Riki (bass), Yanyan (rhytm) dan Rangga (Drum). Mereka menawarkan jenis lagu yang digandrungi remaja saat ini. Meski demikian tak menutup kemungkinan disenangi kalangan dewasa.

Dikutip : DNR

Ditulis : Yans/dani

Sumber : Tabloit Lentera

© 2006-2009 Cianjur Online
about us - services - site map