20071103210136, Dibaca : 141 Kali
Share
Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh berjanji akan segera merealisasikan pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP di Kab. Cianjur, pada tahun 2007 - 2008. Bahkan ia berharap pada tahun itu, kerusakan bangunan sekolah di Cianjur sudah bisa diperbaiki semuanya.
"Artinya, tidak akan ada atau terdengar lagi kegiatan belajar mengajar menghadapi kendala akibat bangunan/ruangan kelasnya rusak. Untuk memperbaiki semua bangunan yang rusak itu akan disiapkan dana sekira Rp 192 miliar dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kab. Cianjur," ujar Tjetjep akhir pekan lalu di sela-sela acara dialog interaktif dengan pelajar di Pendopo Pemkab. Cianjur.
Penggratisan sekolah tersebut merupakan salah satu upaya pemkab dalam menangani kemiskinan di Cianjur.
Dikemukakan sekira 35 persen atau sebanyak 700.000 penduduk Kab. Cianjur, diperkirakan masih hidup di bawah garis kemiskinan. Kenyataan itu merupakan salah satu penyebab, indeks pembangunan manusia (IPM) Kab. Cianjur menempati posisi bawah dibanding daerah lain yang ada di Jabar.
Sementara itu berdasarkan data, hingga saat ini warga kab. Cianjur rata-rata sekolahnya baru mencapai 6,4 dan angka partisipasi sekolah (APS) mencapai 52,82%. Sementara tingkat pendidikan penduduk Kab. Cianjur masih lulus sekolah dasar atau sederajat sebanyak 74,2%, SMP 17,67%, lulus SMA 6,21%, dan Perguruan Tinggi mencapai 0,81%.
Upaya lain yang akan dilakukan pemkab adalah membantu biaya kesehatan bagi warga tak mampu. Dia mengakui untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kab. Cianjur, saat ini belum memungkinkan. Alasannya, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis paling tidak pemkab harus menyediakan dana sebesar Rp 500.000,00/jiwa untuk satu tahun anggaran. "Kita akan coba melakukannya secara bertahap," katanya.