Maaf, kalau judulnya terlalu menatang dan terlalu panas. Ini adalah sebuah realita yang mungkin akan terjadi kepada Kabupaten Cianjur kita ini. Anda tahu bahwa jalur trans Jabar Selatan (TJS) sedang dibangun?. Ya, setiap kabupaten di selatan Provinsi Jawa Barat akan saling terhubung pada tahun 2009 dengan jalan yang gede layaknya jalur tengah di jawabarat. Ini merupakan ancaman. Lho kenapa jadi ancaman?karena terus terang sektor pariwisata kita akan kalah bersaing dengan kabupaten Garut. Ini fakta dan terjadi di kalangan masyarakat di Cianjur selatan (saya orang cikadu). Mereka lebih memilih untuk berlibur di pantai rancabuaya daripada di jayanti. Kenapa demikian?karena pemerintah Garut sudah mempersiapkan sarana dan prasarana yang lebih baik di rancabuaya. Di tempat itu sudah ada sejenis tempat-tempat untuk berteduh, belum lagi pantainya yang gak panas karena banyak pohonnya, dan yang paling penting akses jalannya udah bagus.
Nah, jika kabupaten kita terus berdiam diri maka dikhawatirkan kunjungan pariwisata dari kabupaten kita akn terus meningkat ke rancabuaya, efeknya Jayanti yang kita banggakan akan menjadi sepi pengunjung.
Tahukah anda, bahwa setiap habis idul fitri pantai Jayanti selalu sesak dipenuhi oleh wisatawan lokal cianjur selatan. Pas lebaran kemarin aja, banyak tuh motor-motor yang menuju ke pantai jayanti, belum lagi mobil. Dan tak jarang juga di daerah cidaun Macet (karena ada perbaikan jembatan). Nah, sayangnya jika Jayanti tidak berbenah atau pemerintah Cianjur tidak mau menyiapkan tempat wisata yang menawan di Cianjur selatan, maka para wiatawan yang bikin macet di cidaun itu hanya akan say 'dadah jayanti', terus mereka melanjutkan perjalanan ke daerah garut. Habis itu makin rame deh garut, karena wisatawan yang banyak dari kabupaten Kita.
Hal sebaliknya mungkin akan terjadi jika kabupaten kita bisa berbenah di pantai selatan Cianjur. Kita buat sebuah taman wisata yang baru dan jauh lebih menarik dari yang punya garut, sukabumi, tasik, atau ciamis. Ayo jangan hanya diam.Demi Cianjur.